HomeTentang kamiDari redaksi Surat pembaca   Kritik dan saran
aksesdeplu.com resmi online 1 Desember 2007                                                               AKSES majalah triwulan Ditjen ASPASAF Deplu untuk UKM Indonesia                                                 AKSES mengalirkan info peluang usaha di luar negeri dengan bahasa populer                                                              AKSES perdana terbit tanggal 2 Mei 2006                                                      AKSES menerima tulisan tentang peluang bisnis di luar negeri. Kirim artikel Anda dengan foto terkait ke akses@deplu.go.id                                               Redaksi AKSES mengharapkan bantuan teman2 di Pewakilan untuk mengirimkan tulisan re berbagai kegiatan promosi di negara akreditasi masing2 guna dimuat di rubrik berita terkini, kirimkan artikel tsb ke akses@deplu.go.id

 

Edisi XII OKTOBER 2009

Laporan utama

Wawancara

Info Pasar

Kontak usaha

Bursa kerja

Kiat-kiat

Renungan

Hukum

S o r o t

Jalan-jalan

F i g u r

Apresiasi

Siapa mengapa

Agenda

Alamat Perwakilan RI

 

 

 

Departemen Luar Negeri

Daftar Usaha Kecil & Menengah

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN)

Indonesian Trade Promotion Center

Kementerian Koperasi & UKM

UKM Online

 

 

 

Statistik kunjungan

Free counter and web stats

sejak 1 Oktober 2007

 

 

Last modified 03 October, 2009

 

 

 

   LAPORAN UTAMA

  Edisi XII Oktober 2009 : (Berniaga ke kota Singa)

- Gemerlapnya kota Singa

- Merebut devisa di negeri jiran

- Pahlawan devisa di negeri seberang

 

  Edisi XI Maret 2009 : EDISI KHUSUS (Peluang dibalik krisis)

- Negeri domba butuh produk Indonesia

- Melupakan krisis dengan coklat

- Peluang di negeri Siam

- Menunggu dipinang

- Cabe rawit dari padang pasir

- Emas hijau langka di Pakistan

- Jual kelontong di pulau Bulan

- Krisis belum mampir di Saudi

- Rezeki minyak di Maghribi

- Celah bisnis di Ethiopia

- Myanmar, sahabat lama

- Potensi Qatar

  Edisi X Nopember 2008 (Harapan dari ladang ginseng)

- Lebih Aman Jalur Aman

- Penyelamat Ekonomi Korsel

- Diminati tapi susah masuk

- Yang busuk jangan masuk

- Kami menyukai mereka

  Edisi IX Juni 2008 (Mengintip Peluang bisnis di negeri Padang Pasir)

- Menangguk Dolar di negeri gurun

- Cara lain mengalir Riyal dari Saudi

- Menangkap peluang di simpang dunia

- Riyal memang "real"

- Tak lengkang oleh panas tak lapuk oleh hujan

  Edisi VIII Maret 2008 (Hujan Dolar di Asia Tengah)

- Kantong tebal Asia Tengah

- Menguak pasar Uzbekistan

- Emas hitam Kazakhstan

- Lika-liku berbisnis di Uzbeksitan

- Goyang lidah Indonesia di negeri anggur

  Edisi VII Desember 2007 (Bisnis Indonesia Malaysia)

- Ekspansi produk RI ke negeri jiran

- Banyak jalan menuju Malaysia

- Kisah bangsa Melayu di negeri jiran

- Harapan di balik kegetiran

- 3 Siap kunci sukses di Malaysia

 
Edisi VI Oktober  2007 (Jurus jitu bisnis di Jepang)

- Peluang emas di ulang tahun emas

- Mengintip dapur raksasa ekonomi Asia

- Kebudayaan Jepang: Paradoks Wafuku versus Yofuku

- Kreasi yang menawan hati Jepang

 

 
Edisi V Juli 2007 (Menyiasati bisnis dengan Australia)

- Kiat sukses mi kocok Bandung di Sydney

- Australia: dekat di mata jauh di hati

- Peluang dagang di masyarakat pecinta makan

- Sirup Markisa goes to Australia

- Pengaruh Kanguru terhadap kehidupan bisnis di Australia

 
Edisi IV Maret 2007 (Bisnis di negeri Bajaj)

- India, keajaiban dunia lain

- Merantau ala India

- Kiprah "Daud industri" India diantara "Goliath" ekonomia dunia

- India, peluang pasar yang menarik

- Berbisnis ke India

 
Edisi III Desember 2006 (Tenaga Kerja Indonesia, peluang atau bencana?)

- Silat lidah buruh migran

- Harapan dan kenyataan di tanah Arab

- Bekali diri dan hindari calo

- TKW hanya butuh selembar ijazah SD dan tekad

 

 
Edisi II Agustus 2006 (Menguak pasar Cina)

- Gaya hidup dan peluang dagang

- Jejak geliat sang naga

- Mengejar hoki di negeri Feng Shui

- Tak mudah cari untung di China

- Awas, banjir,banjir....

 
Edisi I April 2006 (Mendulang emas di benua Afrika)

- Celah pasar benua hitam

- Sinterklas Afrika membawa petaka