HomeTentang kamiDari redaksi Surat pembaca   Kritik dan saran
aksesdeplu.com resmi online 1 Desember 2007                                                               AKSES majalah triwulan Ditjen ASPASAF Deplu untuk UKM Indonesia                                                 AKSES mengalirkan info peluang usaha di luar negeri dengan bahasa populer                                                              AKSES perdana terbit tanggal 2 Mei 2006                                                      AKSES menerima tulisan tentang peluang bisnis di luar negeri. Kirim artikel Anda dengan foto terkait ke akses@deplu.go.id                                               Redaksi AKSES mengharapkan bantuan teman2 di Pewakilan untuk mengirimkan tulisan re berbagai kegiatan promosi di negara akreditasi masing2 guna dimuat di rubrik berita terkini, kirimkan artikel tsb ke akses@deplu.go.id

 

Edisi XII OKTOBER 2009

Laporan utama

Wawancara

Info Pasar

Kontak usaha

Bursa kerja

Kiat-kiat

Renungan

Hukum

S o r o t

Jalan-jalan

F i g u r

Apresiasi

Siapa mengapa

Agenda

Alamat Perwakilan RI

 

 

 

Departemen Luar Negeri

Daftar Usaha Kecil & Menengah

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN)

Indonesian Trade Promotion Center

Kementerian Koperasi & UKM

UKM Online

 

 

 

Statistik kunjungan

Free counter and web stats

sejak 1 Oktober 2007

 

 

Last modified 04 October, 2009

 

 

 

 

Bicara usaha kecil di forum besar

Oleh: Nuradi Noeri

Forum kerjasama ekonomi Asia Pasifik (APEC) ternyata menyimpan agenda besar untuk memajukan usaha mikro, kecil dan menengah. UKM Indonesia dapat menimba ilmu dari kegiatan pelatihan APEC SME.

PERHELATAN besar itu diadakan di Jakarta dan Bogor. Puluhan kepala pemerintahan dan delegasi negara sahabat memadati Jakarta. Sebagian masyarakat Jakarta pasti ingat waktu itu banyak mobil mewah impor berseliweran di jalan raya. Ya, waktu itu kita menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan dan KTT APEC tahun 1994. Itu terjadi lima belas tahun lalu, tapi sebenarnya forum APEC itu ngomongin apa sih?

 

Kerjasama Ekonomi

APEC singkatan dari Asia Pacific Economic Cooperation (kerjasama ekonomi negara-negara di kawasan Asia Pasifik). Gagasan pendirian APEC dilontarkan pertama kali oleh Perdana Menteri Australia Bob Hawke tahun 1989. Setahun kemudian 12 negara termasuk Indonesia mendirikan forum APEC. Karena forum ini menitik beratkan kerjasama ekonomi maka setiap anggota termasuk negara disebut entitas Ekonomi. Termasuk negara? Ya, karena ada anggota APEC yang bukan negara yaitu Hongkong. Saat ini APEC beranggotakan 21 Ekonomi dan telah melaksanakan pertemuan puncak sebanyak 16 kali yang diadakan setiap tahun sejak 1993.

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan puncak APEC kedua setelah Amerika Serikat pada tahun 1994. Pertemuan APEC di Bogor melahirkan sebuah deklarasi yang disebut dengan Bogor Goals berisikan tekad APEC untuk mewujudkan liberilasi perdagangan dan investasi pada tahun 2010 untuk Ekonomi maju dan tahun 2020 untuk Ekonomi berkembang. “Untuk mencapai Bogor Goals, kerjasama forum APEC didasarkan pada tiga pilar yaitu Liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi serta kerjasama ekonomi dan teknik” ujar Ibnu Hadi, Direktur Kerjasama Intra Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Departemen Luar Negeri.

Lebih lanjut Ibnu Hadi menjelaskan bahwa liberalisasi perdagangan dan investasi ini ditujukan untuk mengurangi proteksi yang dapat menyebabkan biaya tinggi. Sehingga pasar anggota APEC akan lebih terbuka untuk perdagangan dan investasi antar Ekonomi tanpa adanya hambatan baik tarif atau bukan tarif. Sedangkan fasilitasi perdagangan dan investasi lebih difokuskan pada pengurangan biaya transaksi dan peningkatan akses terhadap informasi kebijakan dan penyelarasan kebijakan. Pilar terakhir adalah kerjasama ekonomi dan teknik yang menyediakan pelatihan dan kerjasama bidang pembangunan di seluruh Ekonomi anggota APEC.

Sejauh ini, langkah konkrit apa yang telah ditempuh APEC dalam meningkatkan kerjasama ekonomi diantara anggotanya? Forum ini ternyata telah menelurkan sejumlah langkah konkrit yaitu antara lain adalah mengupayakan penurunan cukai/tarif dan hambatan non tarif, memudahkan proses imigrasi dengan menerbitkan APEC Business Travel Card, kemudahan proses kepabeanan dan standardisasi serta menciptakan kondisi perekonomian yang lebih efisien.

UKM dalam APEC

Bagaimana dengan peran APEC dalam pengembangan UKM? Ternyata masalah pengembangan UKM dalam forum APEC cukup siginifikan. “Kerjasama dan pengembangan UKM adalah agenda penting dalam forum APEC” ujar Ibnu Hadi. Untuk urusan UKM ini dibentuk sebuah kelompok kerja bahkan terdapat pertemuan tingkat Menteri khusus UKM.  Bila melihat skala perdagangan Ekonomi anggota APEC, tidaklah mengherankan bila perhatian para Ekonomi APEC begitu besar bagi pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah. UKM ternyata memainkan peran penting dalam perekonomian di sebagian besar Ekonomi anggota APEC, termasuk negara besar seperti Amerika Serikat.

Kelompok kerja UKM APEC telah mengadakan pertemuan 28 kali. Apa saja yang telah dibahas dalam pertemuan sebanyak itu? “Sejumlah upaya untuk meningkatkan perkembangan UKM telah dibahas oleh pakar2 UKM dari Ekonomi anggota APEC” jelas Ibnu Hadi. Program yang dirancang terutama untuk mengatasi kelemahan yang dimiliki UKM. Fokus utama terletak pada pengembangan kemampuan sumber daya manusia. Mulai dari pengetahuan mengenai iklim bisnis, kemampuan manajerial, manajemen periklanan, kemampuan inovasi, pemanfaatan teknologi, pendanaan sampai manajemen untuk mempertahankan kewirausahaan. Sebagian program tersebut diwujudkan dalam bentuk pelatihan dan seminar. Untuk tahun 2009, rencana kerja Kelompok Kerja UKM APEC adalah mempermudah akses pasar internasional untuk UKM dan mengatasi hambatan perdagangan. Untuk menghadapi dampak krisis global, sejumlah seminar dan simposium telah diselenggarakan di beberapa Ekonomi anggota APEC.

Lantas, apa manfaat yang dapat dipetik oleh UKM Indonesia? Banyak manfaat yang dapat digunakan oleh UKM kita.  Perkembangan UKM di setiap Ekonomi anggota APEC tidaklah sama, kesenjangan ini justru menciptakan kerjasama untuk tukar pengalaman dan alih teknologi serta kerjasama teknik lainnya. APEC telah mengadakan sejumlah workshop yang dilaksanakan oleh UKM APEC Indonesia termasuk pelatihan. Dalam bulan Oktober 2009 ini akan diadakan sebuah workshop dan pelatihan mengenai pendirian trading house untuk memperkuat jaringan internasional UKM di Yogyakarta.

Itulah sedikit gambaran bagaimana kerasnya upaya APEC untuk memikirkan kemajuan sektor UKM. Mungkin banyak yang belum tahu mengenai kegiatan pelatihan dan seminar UKM APEC karena frekuensi kegiatannya memang tidak banyak. Paling tidak forum besar ini membicarakan usaha kecil, supaya cepat besar...  

 

Anggota APEC

 

Australia

Brunei Darussalam

Kanada

Chile

RRC

Hong Kong

Indonesia

Jepang

Korea Selatan

Malaysia

Meksiko

Selandia Baru

Papua Nugini

Peru

Filipina

Rusia

Singapura

Taiwan

Thailand

Amerika Serikat

Viet Nam