HomeTentang kamiDari redaksi Surat pembaca   Kritik dan saran
aksesdeplu.com resmi online 1 Desember 2007                                                               AKSES majalah triwulan Ditjen ASPASAF Deplu untuk UKM Indonesia                                                 AKSES mengalirkan info peluang usaha di luar negeri dengan bahasa populer                                                              AKSES perdana terbit tanggal 2 Mei 2006                                                      AKSES menerima tulisan tentang peluang bisnis di luar negeri. Kirim artikel Anda dengan foto terkait ke akses@deplu.go.id                                               Redaksi AKSES mengharapkan bantuan teman2 di Pewakilan untuk mengirimkan tulisan re berbagai kegiatan promosi di negara akreditasi masing2 guna dimuat di rubrik berita terkini, kirimkan artikel tsb ke akses@deplu.go.id

 

Edisi XI APRIL 2009

Laporan utama

Wawancara

Info Pasar

Kontak usaha

Bursa kerja

Kiat-kiat

Renungan

Hukum

S o r o t

Jalan-jalan

F i g u r

Apresiasi

Siapa mengapa

Agenda

Alamat Perwakilan RI

 

 

 

Departemen Luar Negeri

Daftar Usaha Kecil & Menengah

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN)

Indonesian Trade Promotion Center

Kementerian Koperasi & UKM

UKM Online

 

 

 

Anda pengunjung ke

provided by hit-counter-download.com

sejak 1 Oktober 2007

 

 

Last modified 26 April, 2009

 

 

 

 

Ho Chi Minh City adalah jantung Vietnam. Denyutan nadi bisnis di kota ini berpengaruh besar pada kesehatan ekonomi Vietnam. Ada peluang bagi peningkatan ekspor produk Indonesia.

Vietnam yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup sehat diibaratkan seorang gadis cantik yang menjadi perhatian para pemuda. Tidak hanya cantik, Vietnam juga pintar bersolek. Untuk membuat dirinya lebih dilirik oleh negara lain, Vietnam telah mengkondusifkan iklim investasi dan usaha dengan membangun sarana dan prasarana pendukung seperti infrastruktur  Hasilnya, Vietnam siap dipinang.

Ibarat sebuah pepatah lama yang mengatakan dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati, maka dari mana datangnya peluang usaha adalah dari Vietnam turun ke Ho Chi Minh City (HCMC). Yup, HCMC seumpama paras dari Vietnam. Kita bisa mengetahui gambaran potensi dan peluang usaha di Vietnam dengan melihat potensi dan peluang usaha di kota tersebut.

Ho Chi Minh City merupakan kota terbesar dan pusat perekonomian Vietnam. Pertumbuhan ekonomi HCMC tahun 2007 mencapai 12,6 % dan sekitar 10% pada tahun 2008. Pendapatan per kapita penduduk HCMC tahun 2007 sebesar US$ 2.200, atau lebih dari dua kali lipat pendapatan per kapita Vietnam. Hal ini menunjukkan daya beli penduduk HCMC yang berjumlah 6,4 juta jiwa, cukup tinggi. Pendapatan per kapita yang tinggi ini juga menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan jalan-jalan ke luar negeri. Hal ini tentunya merupakan peluang yang perlu digarap lebih serius mengingat penerbangan Jakarta-HCMC saat ini masih hanya dilayani oleh dua maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air.

Perkembangan ekonomi HCMC yang semakin pesat juga terlihat dari semakin banyaknya pusat-pusat perbelanjaan dan supermarket yang menjual produk impor, termasuk produk dari Indonesia. Dan tampaknya sejak Januari 2009 jumlah pusat perbelanjaan dan supermarket di HCMC akan semakin meningkat dikarenakan sudah diperbolehkannya retailer asing beroperasi di Vietnam sebagai konsekuensi masuknya Vietnam dalam WTO.

Minat pengusaha Vietnam yang ingin mengadakan kontak dagang dengan pengusaha Indonesia juga cukup tinggi. Beberapa produk yang diminati antara lain: kacang mede, stainless steel, keramik, bahan kimia, mie instan, pupuk, kertas, permen, batu bara, dioctyl phthalate (DOP), spare part dan aksesoris sepeda motor dan mobil, biji dan pasir besi, gula, mentega, dan lain-lain. Vietnam, khususnya HCMC, saat ini sedang dalam proses membangun dimana jasa konstruksinya banyak dikerjakan oleh kontraktor asing. Sebagai negara tetangga serta melihat potensi Indonesia di bidang konstruksi yang tidak kalah maju dibandingkan negara lainnya, hal ini merupakan peluang yang terlalu berharga untuk dilewatkan.

Walaupun dunia sedang menghadapi krisis ekonomi, namun Vietnam khsusunya HCMC merupakan pasar non-tradisional yang potensial untuk digarap. Keikutsertaan pengusaha Indonesia pada pameran dagang internasional yang diselenggarakan di Vietnam ataupun pelaksanaan pameran tunggal dapat menjadi langkah awal yang baik untuk memulai penetrasi pasar di HCMC. Mau ikut mencoba pasar Vietnam?