Dalam bulan baik ini pertama-tama
seluruh awak AKSES mengucapkan Selamat Idul Fitri 1430 H mohon maaf
lahir dan bathin. Permohonan maaf kedua kami haturkan kepada pembaca
atas keterlambatan penerbitan AKSES ke-12. Tidak ada dalih yang
dapat kami sampaikan karena alasannya klasik yaitu kesibukan pekerjaan
rutin. Jadi, sekali lagi mohon maaf. Untuk membayar hutang akan edisi
yang harusnya terbit bulan Juni ini, AKSES edisi ke-13 insya Allah akan
hadir dihadapan pembaca akhir Oktober 2009.
Kendala yang dihadapi
sebenarnya tidak hanya pekerjaan rutin yang tentu saja banyak menyita
waktu. Tetapi mencari dan meramu informasi yang didapat menjadi sebuah
artikel yang menarik juga bukanlah perkara gampang. Untuk memperkaya
pengetahuan awak AKSES, dua orang penting majalah GATRA bersedia membagi
ilmunya kepada kami. Dalam pelatihan jurnalistik AKSES bulan Agustus
lalu, Redaktur Pelaksana GATRA Dwitri Waluyo membeberkan trik-trik
khusus untuk membuat artikel yang menggigit. Ilmu yang tentu saja
sangat berguna bagi kami. Selain itu, untuk mendapatkan foto yang pas
dengan tulisan, Koordinator Foto GATRA Wisnu Prabowo menurunkan
jurus-jurus ampuh dalam pengambilan foto yang berbicara. Dua hari itu
rasanya masih kurang untuk menggali ilmu mereka.
Dalam pelatihan jurnalistik
itu, awak AKSES juga mendapat pembekalan dari Asisten Deputi Menteri
Negara Koperasi dan UKM mengenai kondisi UKM Indonesia. Hal ini juga
penting bagi kami karena sebagian besar pembaca majalah ini adalah dunia
usaha khususnya usaha kecil dan menengah.
Edisi kali ini mengulas
peluang yang dapat dimanfaatkan di negeri jiran: Singapura. Tiga buah
artikel mengenai beberapa potensi yang dapat digali tersaji dalam rubrik
laporan utama. Artikel menarik lainnya terdapat dalam rubrik Apresiasi,
Info, Kiat Usaha dan Hukum. Dalam edisi berikutnya, kami akan menurunkan
beberapa artikel mengenai perkembangan UKM di Thailand yang maju pesat
berkat proyek OTOP (One Tambon One Product). Liputan langsung awak AKSES
yang sempat mengunjungi sentra OTOP di Bangkok dan tulisan dari staf
KBRI Bangkok akan tersaji salam beberapa artikel.
Satu hal yang kami rasakan
sebagai langkah maju AKSES adalah rasa kepemilikan majalah AKSES yang
meluas khususnya di kalangan Departemen Luar Negeri. AKSES yang dikelola
oleh Ditjen Asia Pasifik dan Afrika kini mempunyai staf redaksi dari
hampir seluruh satker Deplu yaitu Ditjen IDP, HPI, Kerjasama ASEAN,
Protkons, BPPK dan Multilateral. Mudah-mudahan kerjasama ini terus
berlanjut dalam meningkatkan
kualitas informasi yang disajikan AKSES. Kami tetap
terbuka untuk menerima semua masukan dan kritikan pembaca.