|
Edisi X NOPEMBER 2008
Anda pengunjung ke
sejak 1 Oktober 2007
Last modified 12 November, 2008
|
Bak anak kecil yang baru belajar berlari dan ditinggalkan pengasuhnya. Mungkin itulah yang dirasakan awak AKSES ketika M. Aji Surya, pemimpin redaksi sekaligus salah seorang pendiri majalah ini, harus berangkat ke posnya yang baru di Kedutaan Besar RI Moskow, akhir Juli silam. Aji tidak hanya sekedar pemimpin redaksi namun bekas kuli tinta di media cetak terkemuka ini juga rajin membagi-bagi ilmu kewartawanan kepada awak AKSES. Nampaknya yang bersangkutan tidak lepas tanggungjawab begitu saja. Sebelum lengser keprabon, alumnus UGM, UII dan UI ini telah menyiapkan kader-kadernya. Seorang staf redaksi yang belum lama bergabung dengan AKSES akhirnya dipercaya oleh seluruh awak AKSES menggantikannya. Nuradi Noeri, yang bertugas mendesain dan memelihara website AKSES dan anggota dewan redaksi, didapuk untuk menjadi pemimpin redaksi yang baru. Tentu saja ini bukan tugas ringan. Namun berkat semangat dan dukungan seluruh awak, edisi ke-10 ini walaupun sedikit terlambat akhirnya hadir mengunjungi pembaca. Aji sendiri dalam jajaran redaksi terbaru akan duduk sebagai advisor. Semangat dan kekuatan para awak AKSES menjadi lebih besar lagi ketika majalah ini dinyatakan sebagai juara pertama lomba majalah/buletin di lingkungan Departemen Luar Negeri, bulan Agustus lalu. Penilaian yang diadakan dalam rangka perayaan HUT RI ke-63 itu dilakukan terhadap 24 penerbitan di lingkungan Deplu dan Perwakilan RI. Rasa haru dan bangga nampak jelas di semua wajah awak AKSES hingga saat ini. Prestasi ini tidak lepas dari hasil gemblengan dalam beberapa pelatihan jurnalistik, bimbingan para pendiri majalah ini terutama pemred lama dan tentunya kerja keras seluruh awak AKSES. Bravo! Edisi ke-10 ini memilih Korea Selatan sebagai topik utama. Untuk mendapat informasi teranyar mengenai potensi peluang kerjasama ekonomi, AKSES telah mengutus seorang awaknya ke Seoul. Akhir Juli lalu, pemred yang baru saja menerima tongkat komando terbang ke negeri kimchi ini. Kunjungan ke Seoul itu sebenarnya untuk urusan dinas, namun karena naluri wartawanlah awak AKSES ini berhasil menyambangi beberapa pihak untuk mendapatkan informasi yang diperlukan laporan utama edisi ini. Dengan bantuan KBRI Seoul, AKSES berhasil mengadakan kunjungan singkat dan mendadak dengan sejumlah pengusaha setempat, para TKI yang bekerja disana dan bahkan penjual kopi di pinggir jalan yang kebetulan menjual kopi Indonesia. Semua cerita menarik itu dikemas dalam beberapa artikel di rubrik laporan utama. Untuk mengucapkan terima kasih atas apresiasi pembaca serta merayakan sepuluh edisi yang telah kami terbitkan, pimpinan dan awak AKSES minta ijin pembaca untuk tampil alias mejeng di halaman belakang. Selain itu, di bulan baik ini awak AKSES mengucapkan Selamat Idul Fitri....., mohon maaf lahir dan batin.
|