HomeTentang kamiDari redaksi Surat pembaca   Kritik dan saran
aksesdeplu.com resmi online 1 Desember 2007                                                               AKSES majalah triwulan Ditjen ASPASAF Deplu untuk UKM Indonesia                                                 AKSES mengalirkan info peluang usaha di luar negeri dengan bahasa populer                                                              AKSES perdana terbit tanggal 2 Mei 2006                                                      AKSES menerima tulisan tentang peluang bisnis di luar negeri. Kirim artikel Anda dengan foto terkait ke akses@deplu.go.id                                               Redaksi AKSES mengharapkan bantuan teman2 di Pewakilan untuk mengirimkan tulisan re berbagai kegiatan promosi di negara akreditasi masing2 guna dimuat di rubrik berita terkini, kirimkan artikel tsb ke akses@deplu.go.id

 

Edisi XI APRIL 2009

Laporan utama

Wawancara

Info Pasar

Kontak usaha

Bursa kerja

Kiat-kiat

Renungan

Hukum

S o r o t

Jalan-jalan

F i g u r

Apresiasi

Siapa mengapa

Agenda

Alamat Perwakilan RI

 

 

 

Departemen Luar Negeri

Daftar Usaha Kecil & Menengah

Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN)

Indonesian Trade Promotion Center

Kementerian Koperasi & UKM

UKM Online

 

 

 

Anda pengunjung ke

provided by hit-counter-download.com

sejak 1 Oktober 2007

 

 

Last modified 29 April, 2009

 

 

 

 

Celah bisnis di Ethiopia

Oleh : Yovanka Siahainenia

 

Dalam krisis ekonomi global saat ini, Ethiopia masih mencatat peningkatan nilai ekspor serta  investasi asing. Fasilitas khusus yang dimiliki Ethiopia bagi akses pasar ke Eropa dan Amerika, membuat para investor asing tertarik menanamkan modal di negara ini.

Ketika mendengar nama Ethiopia, yang terlintas di benak kita adalah sebuah negara miskin yang padat penduduknya, sering tertimpa bencana kekeringan, kelaparan dan penyakit menular. Namun citra yang melekat padanya itu tidak menghalangi negeri berpenduduk terbanyak kedua di benua Afrika ini memacu pertumbuhan ekonominya.

 

Ekonomi Ethiopia

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Ethiopia mencapai angka yang cukup tinggi yaitu 11% pertahun. Disamping itu, arus investasi asing juga semakin deras dengan peningkatan sebesar 35% setiap tahun. Ada sebuah data yang lebih mencengangkan yaitu laporan Bank Dunia mengenai Doing Business Index 2009 yang menyatakan bahwa Ethiopia menduduki peringkat ke-116 sebagai negara dengan iklim ternyaman untuk berbisnis. Angka itu mungkin terlihat besar dan peringkatnya jauh dibawah. Tapi lihatlah negara besar yang mungkin citranya lebih “bersih” seperti Brazil, Rusia dan India, mereka berada diperingkat jauh dibawah Ethiopia!

Apa yang menjadi daya tarik bagi para investor untuk menanamkan fulusnya di negeri yang gersang ini? Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi serta berbagai kebijakan pemerintah yang makin memperkuat iklim kondusif bagi dunia usaha telah meningkatkan citra Ethiopia sebagai negara berpotensi ekonomi besar. Mitra dagang tradisional Ethiopia seperti negara-negara Eropa dan Amerika makin memperlebar jaring usahanya di negara itu. Perdagangan Ethiopia dengan negara-negara mitra non tradisional seperti negara-negara Timur Tengah, RRC, Turki dan India juga mengalami kemajuan besar. Perkembangan sektor swasta yang pesat merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi negara Afrika itu.

Selain itu, ada faktor lain yang menarik para pengusaha asing untuk berinvestasi di negara ini. Ethiopia  memiliki akses khusus ke pasar ke Eropa dan Amerika, seperti bebas tariff, bebas kuota, perlakuan istimewa, dan insentif lainnya untuk produk Ethiopia. Amerika Serikat memberikan fasilitas AGOA (African Growth and Opportunity Act) dan Uni Eropa juga memberikan fasilitas yang sama melalui program EBA (Everything But Arms). Hal ini merupakan pertimbangan penting bagi para investor asing. Apalagi upah buruh di Ethiopia terhitung murah. Dengan stempel Made in Ethiopia maka produk milik investor asing itu akan menikmati fasilitas khusus di pasar Eropa dan Amerika.

Ethiopia juga dapat menjadi gerbang menuju pasar Afrika lainnya. Dengan keanggotaannya pada COMESA (Common Market for Eastern and Southern Africa) Ethiopia juga mempunyai akses untuk mendapatkan peluang pasar di negara-negara Afrika barat dan selatan.

 

Peluang Indonesia

Hingga saat ini, ekspor utama Ethiopia adalah kopi, kulit dan produk kulit, oilseeds, kacang-kacangan (pulses), ternak, buah-buahan, sayuran, bahan pangan, gula, chat, daging beku dan daging kaleng, kapas, produk minyak bumi serta minyak lebah. Sedangkan kebutuhan impor utama Ethiopia adalah bahan makanan, ternak, minuman, tambakau, minyak mentah, produk minyak, bahan kimia, pupuk, produk farmasi/obat-obatan, sabun, produk karet, kertas/produk kertas, tekstil, pakaian, gelas/glassware, logam/produk logam, mesin-mesin, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik serta perlengkapan telekomunikasi.

Banyak produk-produk Indonesia yang telah beredar dan dikenal luas di pasaran Ethiopia karena harga dan mutu yang baik, seperti garmen, batu baterai, kertas dan produk kertas, bahan kimia, kertas tisu, baterai kendaraan, sabun mandi, sabun cuci, glassware, benang, furniture,  barang-barang plastik, makanan, rak tv, dll. Produk Indonesia lainnya yang saat ini dicari oleh pengusaha Ethiopia adalah minyak goreng dan kertas. Produk kertas Indonesia diakui memiliki kualitas yang terbaik dan harga yang cukup murah di Ethiopia. Sedangkan untuk minyakk goreng, hal yang sangat menguntungkan adalah telah diberlakukannya fasilitas bebas pajak impor atas minyak goreng.

Namun, sebagian dari produk-produk Indonesia itu diimpor melalui negara ketiga yaitu  Singapura, RRC, Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia. Kondisi telah menarik minat para pedagang Ethiopia untuk mengimpor langsung dari Indonesia. Hal ini jelas akan berdampak pada penurunan biaya pengiriman dan pesanan dapat tiba lebih cepat. Tingginya minat pengusaha Ethiopia pada produk Indonesia terlihat pada banyaknya permintaan terhadap data produk Indonesia yang diterima oleh Kedutaan Besa RI di Addis Ababa. Jumlah pengusaha negara ini yang datang mengunjungi berbagai pameran dagang Indonesia terutama Pameran Poduk Ekspor terlihat meningkat setiap tahun.

Kalangan usaha Indonesia yang ingin mencoba pasar Ethiopia dan berencana melancong ke negeri Afrika itu tidak perlu khawatir mengenai transportasi. Terdapat sejumlah penerbangan yang siap mengantarkan mereka langsung ke jantung Afrika itu. Diantaranya adalah Saudi Airlines dan Ethiopian Airlines. Semoga beruntung...